Gubernur Sumut, Bobby Nasution. (Photo: ist).
Medan, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyatakan dukungan penuh terhadap program pelatihan keterampilan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan bagi para guru di daerah tersebut.
“Kami mendukung sepenuhnya program digital yang dikembangkan untuk sekolah-sekolah,” ujar Bobby usai menerima tim Google for Education di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Senin (6/10).
Menurut Bobby, penguasaan teknologi digital, khususnya AI, akan mendorong transformasi pendidikan menuju sistem pembelajaran yang lebih modern, efisien, dan berkualitas. Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Di Sumut ada sejumlah sekolah yang dikelola pemerintah pusat seperti Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat. Namun, untuk di daerah, kami memiliki SMA unggulan dan SMK industri yang menjadi fokus pengembangan,” jelasnya.
Ia menambahkan, berdasarkan laporan Dinas Pendidikan Sumut, tahun ini sudah ada satu sekolah yang menjadi kandidat percontohan penerapan AI, yakni SMA Negeri 1 Beringin di Kabupaten Deliserdang.
“Untuk tahun depan, kami menargetkan 60 sekolah di Sumut sudah menerima pelatihan keterampilan AI,” ungkap Bobby.
Bobby juga berharap pelatihan tersebut dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing sekolah di kabupaten dan kota.
“Misalnya, untuk SMK industri bisa diarahkan ke sektor unggulan Sumut seperti kelapa sawit dan karet, termasuk pengolahan turunannya,” tambahnya.
Sementara itu, Country Lead Google for Education, Olivia Basrin, menjelaskan bahwa program pelatihan kecerdasan buatan untuk guru ini diberi nama Gemini Academy.
Melalui program tersebut, sebanyak 20.000 guru tingkat SMA dan SMK akan mendapatkan pelatihan AI dari Google secara gratis.
“Manfaat yang kami berikan mencakup pendampingan langsung, sertifikasi resmi, praktik terbaik, hingga kesempatan berkunjung ke kantor Google,” ujar Olivia. (mhn/bbs)